1

Akibat Gelombang Tinggi Kapal Nelayan Karam di Perairan Menui

1

Kendari, Radarsultra.co.id – Akibat gelombang tinggi, Kapal Nelayan KMN Ersa indah dengan rute Galesong Takalar Makassar menuju Fak-fak karam dihantam ganasnya ombak diperairan Menui, Pulau Buru, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Sabtu (10/6/17).

Hal tersebut diungkapkan oleh Humas Searc And Rescue (SAR) Kendari, Wahyudi, dikatakannya berdasarkan laporan yang diterimanya pada pukul 09.00 WITA pagi tadi, Sabtu (10/06/17) dari seorang pelapor atas nama Bapak Irman bahwa pada tanggal 8 Juni pukul 20.00 WITA telah terjadi kecelakaan laut di perairan Menui, Pulau Buru, Sultra.

1

“Pada pukul 09.00 WITA kami terima info bahwa pada tanggal 8 Juni pukul 20.00 wita telah terjadi kecelakaan laut dimana sebuah kapal nelayan KMN Ersa Indah GT 11 rute Galesong Takalar Makassar – Fak-fak tenggelam akibat dihantam ombak pada posisi 03 38′ 952″S – 124 16′ 712″E sekitar Perairan Menui – Pulau Buru, kurang lebih 102 Mil Laut dari kendari,” kata Wahyudi.

BACA JUGA :  Empat Hari Menghilang, Nakula Ditemukan Meninggal Dunia

Lanjut dia, dalam kapal tersebut diketahui terdapat enam orang Person On Board (POB) yang berhasil ditemukan dalam keadaan selamat oleh kapal nelayan lainnya yang melintas ditempat kejadian musibah (TKM).

“Sekita enam orang POB dikapal tersebut, dua orang diantaranya berhasil ditemukan oleh kapal nelayan KM Tiga Putra dalam keadaan selamat atas nama Bantang, laki-laki (32), dia ini kapten sekaligus pemilik kapal dan Mail Syamsudin laki-laki (21),” ungkapnya.

BACA JUGA :  Wali Kota Kendari Turun Langsung Sosialisasikan Perwali Nomor 47

“Masih dihari yg sama sekitar pukul 16.00 WITA, kembali ditemukan dua orang lagi oleh nelayan yang melintas diperairan menui dalam keadaan selamat atas nama Emmang Rahman, laki (31) dan Mail Arif, laki-laki (18), sedangkan ini, korban atas nama Andi, laki-laki (30) dan Kadir, laki-laki (28) juga berhasil ditemukan oleh kapal nelayan juga dengan keadaan selamat,” tambahnya.

Keenam korban tersebut kemudian dievakuasi ke dermaga utara Basarnas Kawaaan Timur Kendari dan diarahkan menuju kantor SAR Kendari untuk menunggu keberangkatan menuju Makassar esok hari Minggu, (11/06/17).

1
1