Kendari, Radarsultra.co.id – Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sultra, membentuk Ikatan Penulis Keluarga Berencana (IPKB) guna menjadi sarana dalam mengekspos program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) yang capaiannya masih 39.99 persen.
“Menurut data hingga MEI 2017, masih banyak hal yang belum dicapai, utamanya program KKBPK. Sehingga kami membentuk IPKB ini, guna sebagai wadah untuk menyampaikam terkait program ini kepada masyarakat,” ungkap Ali Ismail usai mengukuhkan pengurus IPKB, di salah satu hotel di Kendari, Senin (19/6/2017).
Ia menambakan, bahwa dari hasil data lapangan, masih banyak masyarakat yang masih memiliki banyak anak. Sementara ekonomi tidak memenuhi untuk menghidupi seluruh anggota keluarganya.
“Juga pernikahan muda, yang umurnya masih 19 tahun. Yang dimana belum memiliki pekerjaan yang memenuhi, sehingga menimbulkan pertambahan jumlah perceraian. Dan secara biologis belum dikatakan matang,” tambahnya.
Lanjut, Ali mengatakan, usai lebaran anggota IPKB ini akan diturunkan ke kabupaten/kota untuk melakukan sosialisasi tentang program KKBPK.
“Dengan adanya IPKB ini, diharapkan bisa mengekspos setiap kegiatan dan program tentang BKKBN, khususnya program KKBPK. Mari kita bangun kembali hasil-hasil pembangunan, sehingga masyarakat luas mengetahui bahwa BKKBN tidak tidur. Namun terus bersinergi untuk masyarakat,” tutupnya.(c)






