Kendari, Radarsultra.co – Perayaan Hari Ulang Tahun ke-62 Provinsi Sulawesi Tenggara akan dipusatkan di Kota Kendari dengan konsep kolaboratif bertajuk “Produktif untuk Sultra Sejahtera”, yang menggabungkan berbagai kegiatan berskala daerah hingga nasional.
Memasuki usia ke-62, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara menyiapkan rangkaian kegiatan yang dikemas dalam event Harmoni Sultra 2026. Kota Kendari dipilih sebagai pusat pelaksanaan setelah melalui rapat koordinasi antara Dinas Pariwisata Provinsi bersama 17 Dinas Pariwisata kabupaten/kota se-Sultra pada Selasa (28/01/26).
Keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan keterbatasan anggaran di daerah serta kebijakan efisiensi, sehingga Kendari dinilai sebagai lokasi paling ideal dan representatif untuk pelaksanaan perayaan tingkat provinsi.
Di sisi lain, Markas Besar TNI Angkatan Udara juga menetapkan Kendari sebagai lokasi pelaksanaan Semarak Dirgantara 2026. Agenda tahunan TNI AU ini bertujuan memperkenalkan serta mengembangkan potensi kedirgantaraan di Indonesia.
Melalui semangat kolaborasi dan efisiensi, Harmoni Sultra 2026 dipadukan dengan Semarak Dirgantara 2026 menjadi satu rangkaian kegiatan dalam peringatan HUT ke-62 Provinsi Sulawesi Tenggara.
Pembiayaan kegiatan ini bersumber dari APBD 2026 sebesar Rp1,97 miliar. Sebelumnya, Dinas Pariwisata Sultra sempat mengajukan tambahan anggaran Rp1,69 miliar sehingga total menjadi Rp3,66 miliar, namun tidak direalisasikan dengan pertimbangan efisiensi tanpa mengurangi kemeriahan acara.
Selain TNI AU, pelaksanaan kegiatan juga melibatkan berbagai pihak seperti Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Bank Indonesia, Bank Sultra, dunia usaha, serta berbagai komunitas.
Rangkaian kegiatan yang akan digelar meliputi pameran UMKM, pawai budaya, lulo massal, atraksi dirgantara seperti flypass pesawat tempur dan demo terjun bebas, berbagai lomba, festival, kegiatan sosial, hingga hiburan berupa drama musikal kolosal dan penampilan artis lokal maupun nasional.
Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, menegaskan bahwa perayaan HUT Sultra merupakan pesta rakyat yang diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga ketertiban, keamanan, serta kebersihan lingkungan, baik sebelum, selama, maupun setelah seluruh rangkaian kegiatan berlangsung.






