1

Musprov PODSI Sultra 2026 Tetapkan Martin Effendi Patulak sebagai Ketua Umum

Foto: Musprov PODSI Sultra 2026 Tetapkan Martin Effendi Patulak sebagai Ketua Umum
1

Kendari, Radarsultra.co – Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Provinsi Sulawesi Tenggara menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov) Tahun 2026 untuk menentukan arah kepengurusan dan program pembinaan olahraga dayung di daerah tersebut.

Musyawarah tersebut dihadiri Wakil Ketua Umum PB PODSI Hari Sidharta yang mewakili Ketua PB PODSI, Ketua Harian KONI Sultra Dr. Sofyan yang mewakili Ketua Umum KONI Sultra, Pasops Lanal Kendari Mayor Laut (P) Nur Yusroni yang mewakili Danlanal Kendari, serta perwakilan cabang olahraga dan pengurus kabupaten.

1

Hasil musyawarah menetapkan Carateker PODSI Sultra, Martin Effendi Patulak, sebagai Ketua Umum PODSI Sulawesi Tenggara periode 2026–2030 secara aklamasi.

Foto: Ketua PODSI Sultra terpilih, Martin Effendi Patulak

Martin Effendi Patulak menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin organisasi dayung di Sultra selama empat tahun ke depan.

“Alhamdulillah kita telah menyelesaikan musyawarah ini dengan baik. Semua pengurus kabupaten hadir dan secara aklamasi memutuskan memberikan mandat kepada saya sebagai Ketua Umum periode 2026–2030,” ujar Martin, Sabtu (7/3/2026).

BACA JUGA :  Redenominasi Terkendala di RUU

Ia menyampaikan, setelah Musprov pihaknya akan segera menyusun struktur kepengurusan sebelum menggelar rapat kerja untuk menentukan langkah strategis pembinaan atlet.

Menurutnya, kepengurusan baru menargetkan olahraga dayung Sulawesi Tenggara kembali berprestasi dan mampu menyumbangkan medali pada berbagai ajang olahraga nasional maupun internasional.

“Kita berharap PODSI bisa kembali berjaya sehingga olahraga dayung dapat memberikan kontribusi medali di berbagai ajang, termasuk di PON maupun ASEAN Games,” katanya.

Selain fokus pada pembinaan atlet, Martin juga menyinggung rencana pembangunan fasilitas olahraga dayung berupa asrama dan stadion dayung yang telah didesain sejak tahun 2025.

Ia menyebut desain fasilitas tersebut merupakan tugas yang diberikan oleh Gubernur Sulawesi Tenggara kepada pihaknya.

“Desain asrama dayung dan arena dayung sudah selesai. Mudah-mudahan tahun ini pembangunannya bisa segera dilaksanakan,” jelasnya.

BACA JUGA :  Polres Kolaka Utara Salurkan Bantuan untuk Korban Puting Beliung di Desa Sapoiha

Menurut Martin, pembangunan asrama atlet dayung beserta fasilitas pendukung diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp10 miliar dengan standar fasilitas yang memadai bagi atlet.

“Gubernur menginginkan asrama atlet dayung yang memenuhi standar terbaik sehingga dapat mendukung pembinaan atlet secara maksimal,” ujarnya.

Foto: Ketua Harian KONI Sultra, Dr. Sofyan

Sementara itu, Ketua Harian KONI Sultra Dr. Sofyan menyatakan pihaknya mendukung penuh kepengurusan baru PODSI Sultra dalam upaya meningkatkan prestasi olahraga dayung di daerah.

Menurutnya, cabang olahraga dayung merupakan salah satu andalan Sulawesi Tenggara dalam berbagai ajang olahraga.

“KONI Sultra akan mendukung penuh langkah-langkah yang dilakukan PODSI dan kepengurusan yang baru. Dayung adalah salah satu cabang olahraga andalan Sulawesi Tenggara yang harus kita jayakan kembali,” kata Sofyan.

Ia menambahkan, KONI Sultra siap bersinergi dengan PODSI dalam menyusun dan menjalankan program pembinaan atlet untuk meningkatkan prestasi olahraga daerah di tingkat nasional.***

1
1