Kendari, Radarsultra.co.id – UPTD Balai Perbibitan dan Pakan Ternak (BPPT) Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan (Distanak) Sultra berharap adanya komitmen yang kuat dari Pemda dalam membangun usaha peternakan di Sultra. Meski hal tersebut membutuhkan yang tidak sedikit.
“Harapan saya, begini, membangun suatu usaha peternakan itu tidak sedikit biayanya. Tentu komitmen daerah di sini kita butuhkan. Kasian itu lahan kalau kita sudah mulai tetapi kita terlantarkan gara-gara tidak adanya anggaran. Oleh karena itu perlu ada biaya perawatan atau biaya pemeliharaan terhadap padang penggembalaan yang ada. Jangan kita sudah buka bikin padang penggembalaan tapi tidak dirawat begitu. Sehingga, harusnya tiap tahun itu ada biaya perawatannya,” ungkap Kepala UPTD BPPT Distanak Sultra Poly kepada Radarsultra.co.id melalui sambungan telepon, Selasa (17/7/2018).
Tidak hanya itu, saat ini BPPT juga terkendala dengan belum adanya mesin pemotong rumput otomatis. Sehingga berharap adanya pengadaan alat tersebut. “Tambah kendala di mesin potong rumput otomatis,” ujarnya.
Pengadaan alat mesin potong otomatis ini sendiri sesuai dengan lahan yang dikelola BPPT dimana untuk lokasi di Pondidaha dan Konda masing-masing seluas 544 hektar dan 17 hektar.
“Karena tidak mungkin lahan seluas ratusan bahkan puluhan hektar itu kita gunakan tenaga manual, membabat, yah itu sudah tidak pada tempatnya. Pasti butuh tenaga yang banyak. Sementara saya punya honorer di atas (Pondidaha) hanya 12 orang. Itu pun dipakai lagi untuk menggembala kan ternak lalu shif malam, shif siang, dan lainnya,” pungkasnya.
Laporan: Benny Laponangi






