1

Khofifah Perluas Akses Siswa Sultra ke SMA Taruna Jatim

Gubernur Jatim
*Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.
1

Kendari, Radarsultra.co – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengajak masyarakat Sulawesi Tenggara untuk memanfaatkan peluang pendidikan di enam SMA Taruna Negeri milik Pemprov Jatim sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) di wilayah tersebut. Hal ini ia sampaikan dalam Forum Silaturahmi Gubernur Jatim bersama warga Jawa Timur di Kendari, Selasa (18/11/2025).

Khofifah menuturkan bahwa diskusinya bersama Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, menitikberatkan pada peningkatan kualitas pendidikan menengah. Menurutnya, jenjang SMA merupakan fondasi penting bagi siswa yang ingin masuk perguruan tinggi unggulan atau sekolah kedinasan. Karena itu, Jawa Timur membuka ruang bagi putra-putri Sultra untuk melanjutkan pendidikan di sekolah-sekolah Taruna yang telah lama dikenal memiliki sistem pembinaan karakter dan kedisiplinan yang kuat.

1

“Kami memiliki enam SMA Taruna yang seluruhnya berasrama. Dengan sistem ini, orang tua tidak perlu lagi memikirkan tempat tinggal maupun kebutuhan harian anak selama pendidikan,” ujar Khofifah.

BACA JUGA :  Peduli Sosial, Korps Pomal TNI Silaturahim ke Panti Asuhan

Enam SMA Taruna tersebut masing-masing bermitra dengan TNI Angkatan Laut, TNI Angkatan Udara, TNI Angkatan Darat, Kepolisian, serta IPDN. Kolaborasi ini membuat kurikulum dan pembinaannya memiliki standar khusus, mulai dari kedisiplinan, kepemimpinan, hingga penanaman karakter. Menurut Kemendikbud, lima dari enam SMA Taruna Jawa Timur masuk dalam kategori sekolah yang menyiapkan calon pemimpin masa depan di Indonesia.

Sebagai sekolah yang didanai APBD, 80 persen kuota diperuntukkan bagi warga Jawa Timur, sementara 20 persen kuota dibuka untuk siswa dari luar daerah. Khofifah menyebut bahwa kuota luar daerah tersebut dapat diprioritaskan untuk Sulawesi Tenggara bila menjadi bagian dari kerja sama antarpemerintah daerah. Ia menilai hal ini sejalan dengan komitmen Gubernur Sultra untuk memperkuat SDM secara berkelanjutan.

“Saya menangkap komitmen kuat dari Pak Gubernur Sultra terhadap penguatan SDM. Jika ini disepakati, peluang bagi putra-putri Sultra untuk masuk SMA Taruna bisa lebih besar,” tegasnya.

BACA JUGA :  Dikbud Sultra Paparkan Fokus Pendidikan 2026

Lebih jauh, Khofifah mengungkapkan bahwa tingkat penerimaan lulusan SMA Taruna ke perguruan tinggi negeri maupun sekolah kedinasan mencapai sekitar 97 persen. Angka ini dinilai sebagai bukti keberhasilan pola pembinaan yang diterapkan. Tingginya animo pendaftar membuat lima SMA Taruna menutup proses penerimaan lebih cepat, yakni pada Desember 2025, sementara SMA Taruna Pamong Praja di Bojonegoro membuka pendaftaran hingga Maret 2026.

Ia mendorong pemerintah daerah, paguyuban warga Jatim di Sultra, serta para orang tua untuk mulai menginventarisasi calon siswa lulusan SMP yang berminat mengikuti seleksi pada tahun berjalan maupun tahun berikutnya. Menurutnya, jalur ini merupakan investasi jangka panjang bagi pembangunan SDM Sulawesi Tenggara.

“Ini bukan hanya tentang pindah sekolah, tetapi tentang membuka ruang yang lebih luas bagi anak-anak Sultra untuk mendapatkan pendidikan berkualitas dan peluang masa depan yang lebih besar,” tutup Khofifah.

1
1