1

Hari Ini, 689 Mahasiswa UHO Mengikuti Wisuda Gelombang Pertama

1

Kendari, Radarsultra.co.id – Sebanyak 689 mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) mengikuti wisuda gelombang pertama tahun ini yang digelar pada hari ini, Selasa 30 Mei 2017 di Auditorium Mokodompit UHO.

“Wisuda kali ini merupakan wisuda periode Februari sampai Mei 2017, sebanyak 1.490 wisudawan yang telah berhasil diluluskan oleh UHO, pada hari ini 689 wisudawan dan sisanya hari esok” ungkap Supriadi, Selasa (30/5/2017).

1

Terkatit dengan keterlambatan dilaksanakan wisuda, Supriadi menambahkan, ketertundaan wisuda kali ini merupakan pilihan atas kondisi yang menjadi masalah yang diakibatkan harus tertunda.

“Kami memilih untuk menunda, supaya data-datanya valid dan dapat di pertanggung jawabkan kedepannya,” tambahnya.

BACA JUGA :  XL Axiata Berikan Bantuan Paket Kuota Internet ke Sekolah-sekolah

Pada acara wisuda gelombang pertama ini, diikuti sebanyak 13 Fakultas  dari berbagai jurusan dengan jumlah 689 wisudawan.

“Untuk wisuda hari ini, sebanyak 689 orang, yang diikuti oleh 13 fakultas, diantaranya 128 orang Fakultas Ilmu Administrasi (FIA), 18 orang Fakultas Teknologi Industri Pertanian (FTIP), 11 orang Fakultas Kehutanan dan Ilmu Lingkungan (FKIL), 17 orang Fakultas Peternakan, 42 orang Fakultas Teknik, 117 orang S2 (Pasca Sarjana) , 5 orang S3 (Doktor), 20 orang Fakultas Profesi Kedokteran, 22 orang Fakultas Kedokteran, 24 orang Master Management (MM), 154 orang Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), 79 orang Fakultas Ilmu Sosial (Fisip), dan 50 orang Fakultas Matematika IPA (MIPA),” sebutnya.

BACA JUGA :  Wisuda STMIK Bina Bangsa Kendari Tekankan Integritas dan Inovasi

Supriadi berharap kepada wisudawan kali ini, agar senantiasa mengenang jasa orang tua dan dosen yang telah mengajarkan ilmu, kearifan lokal, serta semua orang yang telah mendukung selama menjadi mahasiswa.

“Sekarang yang dipikul merupakan tanggung jawab sosial, bukan lagi secara akademik. Harus menolak apapun yang berbau kebohongan dan kepalsuan, serta menghindari praktik-praktik yang menentang norma,” tutupnya.(c)

1
1