1

Gubernur Andi Sumangerukka Dorong Perubahan APBD 2026 Tepat Sasaran dan Berdampak bagi Masyarakat

Foto: Gubernur Andi Sumangerukka Dorong Perubahan APBD 2026 Tepat Sasaran dan Berdampak bagi Masyarakat
1
1

Kendari, Radarsultra.co – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, menyampaikan Pidato Pengantar Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan APBD Provinsi Sultra Tahun Anggaran 2026 dalam Rapat Paripurna DPRD Sultra, Selasa (22/9/2026) malam.

Dalam penyampaiannya, Andi Sumangerukka mengatakan penyesuaian anggaran dilakukan untuk merespons perubahan penerimaan daerah sekaligus mempercepat pencapaian target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

1

Pemprov Sultra memprioritaskan alokasi anggaran untuk pemenuhan layanan dasar masyarakat, meliputi sektor pendidikan, kesehatan, pembangunan infrastruktur, serta penguatan ketahanan pangan berbasis agromaritim.

Andi Sumangerukka menekankan, setiap rupiah yang dialokasikan dalam APBD harus memberikan nilai tambah dan manfaat nyata bagi masyarakat Sultra.

“Meskipun kondisi keuangan yang berimbang antara penerimaan pendapatan dan belanja daerah dalam Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026, namun tetap perlu dilakukan pendalaman agar setiap program dan kegiatan yang dilaksanakan nantinya memiliki hasil dan bermanfaat bagi masyarakat,” kata Andi Sumangerukka.

BACA JUGA :  Mendagri Tito Apresiasi Inisiatif Gubernur Sultra Kumpulkan Kepala Daerah Saat Retret di Magelang

Guna memastikan seluruh program prioritas dapat dieksekusi dengan tepat sasaran, ia memberikan arahan tegas kepada seluruh jajaran birokrasi lingkup Pemprov Sultra.

“Oleh karena itu, saya instruksikan kepada TAPD dan seluruh Kepala Perangkat Daerah lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara untuk mengikuti proses pembahasan perubahan APBD tahun 2026 ini dengan baik dan tuntas agar target kinerja dan sasaran program/kegiatan yang telah direncanakan dapat tercapai,” tegasnya.

Struktur Perubahan APBD Sultra TA 2026 mencatatkan kenaikan target pendapatan daerah sebesar 12,45 persen, dari yang semula ditargetkan Rp4,06 triliun menjadi Rp4,56 triliun.

Peningkatan ini utamanya didukung oleh capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang tumbuh 22,49 persen menjadi Rp2,17 triliun.

BACA JUGA :  Pedagang Pasar Panjang Dihimbau Segera Pindah

Sejalan dengan pertumbuhan penerimaan, alokasi belanja daerah direncanakan naik dari Rp4,07 triliun menjadi Rp4,74 triliun.

Kenaikan belanja modal dialokasikan secara strategis untuk sektor jalan, jaringan irigasi, serta kelengkapan sarana dan prasarana publik demi mendorong peningkatkan mobilitas perekonomian warga.

Di akhir penyampaiannya, Andi Sumangerukka berharap proses pembahasan bersama jajaran legislatif dapat berjalan dengan harmonis dan tepat waktu.

“Kami berharap pembahasan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 ini dapat berjalan lancar sesuai mekanisme dan waktu yang telah ditentukan, serta dapat disepakati bersama, agar program pembangunan daerah pada tahun anggaran 2026 ini dapat segera diselesaikan sesuai target yang telah ditetapkan bersama, demi terwujudnya Sulawesi Tenggara yang maju, aman, sejahtera dan religius,” pangkasnya.***

1
1