Hadapi Porprov XV Sultra 2026, Buton Utara Selektif Pilih Cabor demi Target Prestasi

Foto: Bupati Buton Utara, Afirudin Mathara
1
1

Kendari, Radarsultra.co – Pemerintah Kabupaten Buton Utara memastikan ambil bagian dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Sultra 2026, meskipun dihadapkan pada tekanan fiskal yang cukup kuat.

Bupati Buton Utara, Afirudin Mathara, menegaskan bahwa keikutsertaan daerah dalam ajang olahraga tingkat provinsi tersebut tidak sekadar untuk memenuhi kewajiban berpartisipasi, tetapi harus dibarengi dengan target prestasi.

1

Karena itu, Pemkab Buton Utara menerapkan seleksi secara ketat terhadap cabang olahraga (cabor) yang akan diikutsertakan dalam Porprov. Langkah tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan potensi dan peluang atlet untuk meraih prestasi.

“Tidak cukup kita hanya berpartisipasi, tetapi harus dibarengi dengan prestasi. Oleh karena itu, kami sangat selektif untuk memilih cabor yang akan dipertandingkan di Porprov nanti,” tegas Afirudin ditemui saat Rapat Koordinasi bersama KONI dan Pengprov Cabang Olahraga se-Sultra, Jumat (6/11/2026).

BACA JUGA :  Padi Organik Varietas Kambowa Direspon Pusat

Ia menyebutkan, sejumlah cabang olahraga yang menjadi perhatian di antaranya tenis meja dan taekwondo. Kedua cabor tersebut dinilai memiliki potensi untuk menjadi andalan Buton Utara dalam persaingan di Porprov.

Selain seleksi cabang olahraga, Pemkab Buton Utara juga memberikan perhatian terhadap proses pembinaan dan penyiapan atlet. Bahkan, proses pemantauan terhadap atlet disebut telah berjalan.

Afirudin menegaskan, pihaknya ingin memastikan atlet yang mewakili Buton Utara merupakan atlet yang benar-benar dibina dan memiliki kapasitas untuk berkompetisi.

BACA JUGA :  Kapolda Sultra Kunjungi Polsek di Buton Utara, Tekankan Profesionalisme dan Kedekatan dengan Masyarakat

Menurutnya, upaya tersebut juga penting untuk mencegah praktik transaksi atau jual beli atlet yang dapat merusak sistem pembinaan olahraga di daerah.

“Ini sudah berjalan, atlet ini tidak terbendung karena untuk menghindari transaksi atau jual beli atlet. Ini tidak bagus, tidak bagus untuk pembinaan prestasi olahraga di daerah,” ujarnya.

Ia berharap, melalui seleksi yang objektif dan pembinaan yang terarah, keikutsertaan Buton Utara dalam Porprov dapat memberikan hasil yang membanggakan.

Dengan demikian, keterbatasan fiskal tidak menjadi alasan untuk mengabaikan pembinaan olahraga. Pemkab Buton Utara memilih memprioritaskan cabang olahraga yang memiliki peluang prestasi agar keikutsertaan daerah dalam Porprov lebih efektif dan kompetitif.***

1
1