Kendari, Radarsultra.co – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar rapat koordinasi bersama para bupati/wali kota, ketua umum KONI kabupaten/kota, ketua pengurus provinsi (Pengprov) cabang olahraga se-Sultra, pengurus KONI Sultra, serta jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sultra.
Rapat tersebut membahas berbagai persiapan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Sultra 2026, mulai dari penetapan jumlah cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan, kesiapan venue, hingga penerapan aturan batas usia atlet.
Ketua KONI Sultra, Andi Ady Aksar, mengatakan rapat koordinasi tersebut menjadi wadah untuk menyampaikan secara langsung perkembangan persiapan Porprov kepada seluruh pemangku kepentingan olahraga di Sulawesi Tenggara.
Dalam rapat tersebut, KONI Sultra memastikan jumlah cabang olahraga (Cabor) yang akan dipertandingkan tetap mengacu pada hasil kesepakatan rapat sebelumnya, yakni sebanyak 46 cabang olahraga, satu diantaranya eksibisi.
Ia menjelaskan, ada beberapa Cabor yang akan dilaksanakan di luar kota Kendari yaitu sepak bola, balap motor, berkuda, dan menembak di Kabupaten Konawe Selatan. Golf dan panjat tebing di Kolala. Cabang olahraga dayung di Kabupaten Muna. Mini soccer di Kabupaten Konawe, dan bola voli di Kabupaten Bombana.
“Kepastian untuk cabor ada 45, tambah satu cabor ekshibisi,” jelas Andi Ady Aksar ditemui usai menggelar Rakor di Kendari, Jumat (6/11/2026).
Terkait kesiapan lokasi pertandingan, Andi Adhy Aksar menjelaskan bahwa KONI Sultra akan berkoordinasi secara intensif dengan pemerintah daerah yang menjadi lokasi penyelenggaraan sejumlah cabang olahraga.
Menurutnya, pengecekan langsung terhadap venue diperlukan untuk memastikan seluruh fasilitas pertandingan memenuhi persyaratan dan standar yang dibutuhkan.
“Untuk venue sudah ada dan kami juga akan berkoordinasi dengan Pemkot sebagai tuan rumah,” Jelasnya.
Dalam waktu dekat, KONI Sultra bersama pihak terkait akan menindaklanjuti hasil rapat dengan turun langsung ke sejumlah daerah guna melihat kesiapan sarana dan prasarana pertandingan.
Selain venue, persoalan batas usia atlet juga menjadi salah satu perhatian dalam persiapan Porprov XV. KONI Sultra meminta KONI kabupaten/kota dan pengurus cabang olahraga memahami serta menyosialisasikan ketentuan tersebut agar pelaksanaan pertandingan berjalan sesuai aturan.
Andi Ady Aksar menambahkan, sejumlah cabang olahraga berpeluang melaksanakan pertandingan lebih awal dibandingkan jadwal utama. Cabang olahraga seperti sepak bola dan mini soccer menjadi beberapa yang akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan panitia dan pemerintah provinsi.
KONI Sultra berharap melalui koordinasi bersama pemerintah daerah, KONI kabupaten/kota, serta pengurus cabang olahraga, seluruh persiapan Porprov XV 2026 dapat berjalan optimal sehingga penyelenggaraan kompetisi olahraga tingkat provinsi tersebut berlangsung lancar dan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi.***






