1

Begini Produksi Kedelai di Sultra Hingga Agustus 2018

Radarsultra.co.id
1

Kendari, Radarsultra.co.id – Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Tenggara (Sultra) mengeluarkan data terkait gambaran produksi kedelei yang ada di kabupaten/kota se-Sultra.

Realisasi pertumbuhan produksi kedelei periode Januari-Agustus 2018 yakni Buton 28 ton, Muna 345 ton, Konawe 469 ton, Kolaka 2.521 ton, Konsel 1.652 ton, Butur 339 ton, Konut 165 ton, Mubar 91 ton, Buteng 151 ton dan Baubau 18 ton.

1

Sehingga total keseluruhan produksi dari daerah tersebut mencapai 5.780 ton dengan luas panen 3.291 hektar dan provitas 17,57 kuintal/per hektar.

Dibandingkan dengan realisasi tahun 2017 dibulan yang sama Buton memproduksi 40 ton, Muna 67 ton, Konawe 129 ton, Kolaka 1.268 ton, Konsel 283 ton, Bombana 956 ton, Butur 140 ton, Konut 274 ton, Mubar 180 ton.

BACA JUGA :  Who all Else Wants to Learn About Organization?

Sehingga total produksi pada periode 2017 hanya 3.337 ton dengan luas panen 2.045 hektar dan provitas 16,32 ku/ha.

Ada lima kabupaten yang memberikan kontribusi besar dalam produksi kedelei hingga Agustus 2018 yakni Kolaka periode I 1.941 ton dan periode II 580 ton, Konawe Selatan (Konsel) periode I 927 ton dan periode II 725 ton.

Konawe periode I 376 ton dan periode II 93 ton, Muna periode I 214 ton dan periode II 131 ton dan Buton Utara (Butur) periode I 309 ton dan periode II 29 ton.

BACA JUGA :  Mentan RI Ajak Masyarakat di Sultra Tanam Sorgum

Jika dijumlah produksi 5 kabupaten ini selama dua periode yakni Kolaka 2.521 ton, Konawe 469 ton, Konsel 1.652 ton, Muna 345 ton dan Butur 338 ton.

Untuk diketahui, secara umum produksi kedelai tahun 2016 mencapai 16.136 ton dengan luas panen 8.789 hektar dan provitas 19,47 kuintal/hektar (ku/ha).

Kemudian tahun 2017 produknya menurun 74,87 persen menjadi 4.055 ton dengan luas panen 2.425 hektar dan provitas 16,72 ku/ha. Sementara itu, angka ramalan dua atau sementara tahun 2018 produksi kedelai diprediksi 8.140 ton dengan luas panen 4.536 hektar dan provitas 17,95 ku/ha.

Laporan: Robiah Adawiah

1
1