1

Bawaslu Sultra Bahas Peran Media Cegah Berita Hoax pada Pemilu 2024: Jangan Mudah Percaya Informasi yang Beredar

Bawaslu Sultra Bahas Peran Media Cegah Berita Hoax pada Pemilu 2024: Jangan Mudah Percaya Informasi yang Beredar
1

Kendari, Radarsultra.co – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulawesi Tenggara (Sultra) melaksanakan giat Diskusi Media bersama puluhan insan Media dan jurnalis foto di Sultra.

Kegiatan yang berlangsung di salah satu resto & cafe di Kota Kendari ini menghadirkan narasumber dari eks ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Sultra yang juga wartawan senior di media TEMPO.co dan CNN TV, Zainal A Ishak.

1

Koordinator Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas Bawaslu Provinsi Sultra, Bahari, dalam sambutannya membahas peran penting media dalam mendukung kerja-kerja Bawaslu, salah satunya dalam mencegah berita Hoax pada pemilu 2024.

BACA JUGA :  Kemendag RI Pantau Harga Stok dan Harga Bapok di Pasar Mandonga

“Bagi saya pengawasan yang baik tidak ada manfaatnya kalau tidak ada pemberitaan yang dilakukan oleh media,” kata Bahari, Senin, (5/2/2024).

Bahari juga menekankan pentingnya kerjasama erat antara lembaga pengawas pemilu dan media massa.

“Salah satu manfaatnya adalah mencegah berita-berita Hoax atau bohong. Bawaslu kali ini lebih mengedepankan pencegahan,” tegasnya.

“Ini tanggung jawab kita semua sehingga 14 Februari yang akan datang berjalan sebagaimana kita harapkan dan sesuai undang-undang,” lanjutnya.

Sementara itu, salah satu poin utama yang dibahas oleh pemateri, Zainal Ishak adalah kebutuhan untuk meningkatkan literasi media di kalangan masyarakat.

BACA JUGA :  Dapatkan Sembako Murah Cuma Empat Hari di Pasar Disperindag Sultra

Menurutnya pendidikan kepada masyarakat mengenai cara memilah dan memverifikasi informasi sangat krusial dalam menghindari penyebaran berita palsu atau Hoax.

“Saya hanya mau mengingatkan bagi teman-teman di Bawaslu, teman-teman jurnalis, pemilihan nanti mulai dari sebelum tanggal 14 hingga saat pemilihan dan setelah pemilihan nanti itu adalah masa-masa yang krusial,” ungkap Zainal.

“Maka penting bagi kita untuk disiplin verifikasi, jangan mudah percaya informasi yang beredar, disiplin verifikasi dan verifikasi,” pungkasnya.*

1
1