Kendari, Radarsultra.co — Dalam kurun lima hari penggalangan dana hingga 10 Desember 2025, Wahdah Islamiyah se-Sulawesi Tenggara berhasil menghimpun donasi masyarakat sebesar Rp 410.701.700 untuk membantu korban bencana di berbagai wilayah Pulau Sumatera.
Aksi solidaritas ini melibatkan seluruh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Wahdah Islamiyah se-Sulawesi Tenggara, baik melalui penggalangan dana langsung di jalan-jalan, sekolah binaan Yayasan Pendidikan Wahdah Islamiyah, dan kampanye donasi daring via platform resmi WIZ.
Ketua Departemen Sosial DPW Wahdah Islamiyah Sultra, Ust. Mardin, S.Hut, selaku Koordinator Tim Fundraising se-Sultra, menjelaskan bahwa gerakan ini lahir dari keprihatinan mendalam atas musibah banjir dan longsor yang menimpa saudara-saudara sebangsa di Pulau Sumatera.
“Kami melihat dampak bencana di Sumatera bukan hanya pada kerusakan fisik, tetapi juga pada psikologis dan masa depan keluarga yang terdampak. Dari situlah kami sepakat menggerakkan seluruh DPD Wahdah Islamiyah se-Sulawesi Tenggara untuk turun serentak menggalang dana, baik melalui aksi kemanusiaan di lapangan maupun penggalangan dana secara online,” ujar Ust. Mardin, Kamis (11/12/2025).
Ia menambahkan, secara teknis penggalangan dana dilakukan dengan mengerahkan relawan di berbagai titik keramaian di kabupaten/kota se-Sultra, sekaligus membuka kanal donasi digital agar masyarakat yang tidak sempat berdonasi secara langsung tetap bisa berpartisipasi.
“Relawan kami di daerah turun ke jalan, ke masjid, dan ke lingkungan warga, sementara tim lain mengelola kampanye digital melalui donasi.wiz.or.id. Secara bertahap, seluruh donasi yang terkumpul ini insya Allah akan disalurkan melalui Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ), yang sejak awal musibah telah hadir, menegakkan posko kemanusiaan serta layanan tanggap darurat di wilayah terdampak Sumatra dan Aceh,” jelasnya.
Ketua DPW Wahdah Islamiyah Sulawesi Tenggara, Ust. Ir. H. Muh. Ikhwan Kapai, M.H, menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada masyarakat Sultra yang telah menitipkan donasinya melalui Wahdah Islamiyah.
“Atas nama DPW Wahdah Islamiyah Sultra, kami menyampaikan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada masyarakat Sulawesi Tenggara. Kepercayaan Bapak/Ibu untuk menitipkan donasi melalui Wahdah Islamiyah adalah amanah besar bagi kami. Nominal ini bukan sekadar angka.
Ia adalah bukti iman, wujud cinta sesama, serta bukti bahwa ukhuwah tidak pernah lekang meski ujian dan jarak membentang,” ujar Ust. Ikhwan.
Ia melanjutkan, bantuan yang terkumpul diharapkan dapat meringankan beban para penyintas bencana.
“Semoga melalui bantuan ini, duka mereka menemukan peneduh, langkah mereka menjadi lebih ringan, dan harapan kembali tumbuh di tengah kehilangan serta kesedihan. Karena setiap bantuan yang sampai ke tangan mereka adalah pesan cinta dari saudara yang jauh, bahwa mereka tidak pernah sendiri dalam ujian Allah. Dari SULTRA untuk Sumatra (Aceh, Sumut, Sumbar). Satu Hati, Satu Rasa, Satu Kepedulian. Barakallahu fiikum. Semoga Allah melipatgandakan pahala seluruh donatur dan menjadi amal jariyah yang kekal hingga hari perhitungan,” tuturnya.
Ia juga menegaskan bahwa Wahdah Islamiyah Sultra berkomitmen menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan bantuan kemanusiaan.
“Kami bukan sekadar menyalurkan dana, tetapi juga menjaga agar amanah ini dikelola secara profesional, transparan, dan sesuai prinsip syariat. Semoga kepercayaan ini menjadi wasilah kebaikan berkelanjutan bagi para donatur dan keringanan bagi saudara-saudara kita yang sedang diuji,” tambahnya.
Sebagai mitra penyalur di lapangan, Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ) dan Wahdah Peduli akan mengelola distribusi bantuan kepada para penyintas bencana di Pulau Sumatera. Manager Wilayah Wahdah Inspirasi Zakat Sulawesi Tenggara, Hendrawan, S.Si, menegaskan bahwa WIZ sebagai Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) resmi siap memastikan bantuan tersalurkan secara cepat dan tepat.
“WIZ adalah LAZNAS resmi yang sejak awal sudah berada di lokasi bencana bersama relawan Wahdah Peduli. Kami memantau langsung kebutuhan di lapangan, sehingga donasi dari masyarakat Sulawesi Tenggara ini insya Allah akan disalurkan kepada mereka yang paling membutuhkan, dengan prioritas pada kebutuhan mendesak dan upaya pemulihan pascabencana,” tutur Hendrawan.
Ia juga menekankan pentingnya konsistensi dukungan masyarakat.
“Bencana berskala besar tidak selesai dalam hitungan hari. Karena itu, dukungan doa dan donasi masyarakat masih sangat dibutuhkan. Kami mengajak masyarakat untuk terus bersama Wahdah Islamiyah, WIZ, dan Wahdah Peduli dalam menguatkan saudara-saudara kita di Sumatera hingga mereka benar-benar bangkit,” pungkasnya.
Dengan capaian hampir setengah miliar rupiah dalam lima hari, aksi penggalangan dana Wahdah Islamiyah se-Sulawesi Tenggara ini menjadi bukti nyata kuatnya solidaritas masyarakat Sultra terhadap korban bencana di daerah lain.
Selain meringankan beban para penyintas, gerakan ini juga memperlihatkan bahwa jaringan ormas Islam, lembaga zakat, dan relawan kemanusiaan dapat bersinergi efektif menjembatani kepedulian umat kepada mereka yang sedang tertimpa musibah.***






