1

Harga Naik Sebabkan Inflasi di Kota Kendari

1
1

Kendari, Radarsultra.co.id – Inflasi Kota Kendari bulan Juni tahun 2017, tercatat sebesar 3,58 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) 128,17 disebabkan oleh naiknya semua indeks harga, Rabu, (5/7).

Beberapa indeks harga yang mengalami kenaikan yaitu pada kelompok bahan makanan 12,93 persen, transpor, komunikasi dan jasa keuangan 1,08 persen, kesehatan 0,92, perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar 0,62 persen, sandang 0,35 persen, makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau 0,08 persen, serta pendidikan, rekreasi dan olahraga 0,02 persen.

1

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Tenggara (Sultra), Atqo Mardiyanto mengatakan, dari 11 kota di Pulau Sulawesi, semua kota tercatat inflasi. Inflasi tertinggi tercatat di Kota Kendari Sulawesi Tenggara (Sultra) sebesar 3,58 persen dengan IHK 128,17 sedang inflasi terendah tercatat di Palu, Sulawesi Tengah yakni 0,76 persen dengan IHK 132,10.

BACA JUGA :  Pemkot Bangun Kebun Raya Nanga-Nanga Seluas 96 Hektar

“Di Sulawesi  Kota Kendari yang tertinggi dan penyumbang inflasinya itu dari berbagai komoditas utamanya yakni sayur mayur” ungkapnya dalam rilis BPS Sultra.

BACA JUGA :  Pemkot Kendari Terus Optimalkan Penataan RTH ZA Sugianto

Beberapa komoditas yang memberikan sumbangan inflasi terbesar adalah bayam, kangkung, kacang panjang, angkutan udara, sawi hijau, terong panjang, tarif listrik, cakalang, jantung pisang serta kembung/gembung/banyar/gembolo/aso-aso.

Selain inflasi, beberapa komoditas juga mengalami deflasi yaitu komoditas bawang merah, gaun/terusan wanita, minuman ringan, bawang putih, sagu, kulkas/lemari es, kemeja panjang sersin wanita, sabun cream detergen, pembersih lantai serta makanan ringan/snack. (B)

1
1