Kendari, Radarsultra.co – Bank Sultra memastikan kesiapan layanan perbankan menjelang libur Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) dengan menyiapkan alokasi uang tunai sebesar Rp900 miliar. Langkah ini dilakukan untuk mendukung kelancaran aktivitas masyarakat Sulawesi Tenggara selama periode libur panjang akhir tahun.
Dana tersebut disiapkan guna mengantisipasi meningkatnya kebutuhan uang tunai seiring tingginya mobilitas masyarakat, aktivitas belanja, serta kebutuhan operasional lainnya selama masa cuti bersama.
Direktur Utama Bank Sultra, Andri Permana Diputra Abubakar, mengatakan penyediaan dana tersebut merupakan bentuk komitmen Bank Sultra dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi nasabah dalam bertransaksi pada momen Natal dan Tahun Baru.
Ia menjelaskan, Bank Sultra memproyeksikan adanya peningkatan signifikan pada perputaran uang dan aktivitas ekonomi masyarakat menjelang pergantian tahun.
“Dana Rp900 miliar tersebut didistribusikan secara strategis untuk menjaga ketersediaan kas, baik bagi kebutuhan operasional terbatas maupun pengisian mesin ATM dan CRM di seluruh wilayah Sulawesi Tenggara,” ungkapnya, Jumat, (19/12/25).
Selain memastikan kecukupan uang tunai, Bank Sultra juga menyiagakan tim teknis serta monitoring teknologi informasi yang beroperasi selama 24 jam. Upaya ini dilakukan untuk menjaga performa jaringan dan memastikan mesin ATM dapat berfungsi optimal, sehingga nasabah tetap dapat melakukan transaksi tanpa kendala teknis.
Di sisi lain, Bank Sultra mendorong nasabah untuk memanfaatkan layanan digital sebagai alternatif transaksi yang lebih aman dan efisien. Melalui aplikasi Bank Sultra Mobile, nasabah dapat melakukan transfer, pembayaran tagihan, hingga transaksi menggunakan QRIS tanpa harus membawa uang tunai dalam jumlah besar.
Bank Sultra juga mengimbau masyarakat untuk selalu menjaga kerahasiaan data pribadi, seperti PIN dan kata sandi, saat bertransaksi secara digital. Dengan kesiapan likuiditas serta keandalan sistem layanan, Bank Sultra menyatakan siap mendukung kelancaran transaksi masyarakat selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Sulawesi Tenggara.






