Aceh Tamiang, Radarsultra.co – PT PLN (Persero) memastikan kesiapan infrastruktur dan penyambungan listrik seluruh unit Rumah Hunian Danantara (Huntara) yang dibangun di Kabupaten Aceh Tamiang. Dukungan kelistrikan tersebut menjadi bagian penting percepatan pemulihan masyarakat terdampak banjir bandang dan longsor melalui penyediaan prasarana dasar hunian darurat, Jumat (2/1/2025).
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengapresiasi progres pembangunan Huntara beserta infrastruktur pendukung yang dinilai berjalan cepat berkat sinergi lintas kementerian, Danantara Indonesia, BUMN, dan pemerintah daerah. Sebanyak 600 unit Huntara dijadwalkan diserahkan kepada Pemda Aceh Tamiang pada 8 Januari 2026 untuk selanjutnya dihuni masyarakat terdampak bencana.
“Danantara Indonesia membuktikan bahwa kita bisa membangun 600 hunian. Semua pihak telah bekerja dengan gemilang dan cepat,” ujar Presiden Prabowo.
Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, menyampaikan bahwa pembangunan Huntara secara nasional ditargetkan mencapai 15.000 unit dalam tiga bulan ke depan. Hunian tersebut akan tersebar di tiga provinsi terdampak bencana, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
“Target pembangunan Rumah Hunian Danantara di Aceh Tamiang ditetapkan secara jelas sejak awal. Capaian hingga 1 Januari 2026 menunjukkan komitmen kuat seluruh pihak untuk menepatinya. BUMN bergerak cepat di lapangan dalam kondisi yang tidak mudah, demi memastikan masyarakat segera memperoleh hunian layak,” jelas Rosan.
Ia menegaskan bahwa Huntara bukan sekadar solusi jangka pendek, melainkan bagian dari tahapan pemulihan yang lebih luas, termasuk pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat.
“Huntara ini menjadi jembatan penting menuju fase hunian permanen dan pemulihan ekonomi. Karena itu, kualitas dan keberlanjutan tetap menjadi perhatian utama,” tambahnya.
Selain aspek bangunan, pemenuhan kebutuhan dasar seperti listrik menjadi prioritas dalam pembangunan Huntara. Melalui Danantara Indonesia, pemerintah memastikan ketersediaan listrik, air bersih, sanitasi memadai, serta dukungan layanan kesehatan di kawasan hunian darurat.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan kesiapan PLN mendukung penuh pembangunan Huntara dengan menyediakan pasokan listrik yang aman dan andal untuk seluruh unit hunian maupun fasilitas umum.
“PLN siap melaksanakan arahan Pemerintah melalui Danantara Indonesia. Setiap unit Huntara yang selesai dibangun kami pastikan listriknya telah tersedia dan dapat langsung menyala, sehingga masyarakat bisa segera menempati hunian dengan aman dan nyaman,” kata Darmawan.
Saat ini, PLN telah membangun dan menyiapkan infrastruktur kelistrikan di kawasan Huntara Aceh Tamiang, mulai dari trafo, jaringan listrik, hingga kWh meter di seluruh unit hunian. Jaringan tersebut telah tersambung sepenuhnya dan mencukupi kebutuhan listrik rumah serta fasilitas umum.
Sebelumnya, Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, Dony Oskaria, bersama Darmawan Prasodjo turun langsung memantau progres pembangunan Huntara dan kesiapan infrastruktur kelistrikannya. PLN menegaskan bahwa kehadiran listrik andal merupakan kebutuhan dasar yang wajib tersedia untuk menunjang aktivitas masyarakat pascabencana.
“Kami memahami bahwa saudara-saudara kita terdampak bencana tidak hanya kehilangan rumah, tetapi juga rasa aman dan kenyamanan. Melalui listrik yang andal di Huntara, kami berharap masyarakat dapat segera beraktivitas kembali, anak-anak bisa belajar dengan nyaman, dan keluarga menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih layak,” pungkas Darmawan.






