Kendari, Radarsultra.co – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo memperkuat dukungannya terhadap aktivitas industri mineral di Sulawesi Tenggara melalui kerja sama dengan PT Indo Konstruksi Mineral (IKM). Kolaborasi tersebut mencakup pemanfaatan lahan penumpukan serta pelayanan bongkar muat bijih nikel di Pelabuhan Kendari.
Kerja sama itu ditandai dengan penandatanganan perjanjian antara General Manager Pelindo Regional 4 Kendari, Herryanto, dan Direktur PT Indo Konstruksi Mineral, Dian Hadinata, di Kantor Pelindo Regional 4, Makassar, Kamis (27/8/2026).
Penandatanganan tersebut turut disaksikan Senior Vice President Kerja Sama Usaha dan Pembinaan Anak Perusahaan PT Pelindo Multi Terminal (PMT), I Wayan Wirawan.
I Wayan menyebut kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya mengoptimalkan fasilitas Pelabuhan Kendari sekaligus memperkuat dukungan terhadap rantai pasok industri pertambangan dan pengolahan mineral di Sulawesi Tenggara.
Menurutnya, kerja sama Pelindo dan IKM diharapkan dapat meningkatkan arus barang melalui Pelabuhan Kendari serta memberikan manfaat bagi kedua perusahaan.
“Kerja sama ini diharapkan memberikan nilai tambah bagi kedua perusahaan serta mendorong peningkatan arus barang melalui Pelabuhan Kendari,” ujarnya.
Pelindo, kata dia, akan terus memastikan layanan kepelabuhanan berjalan secara andal, aman, dan menyesuaikan kebutuhan pengguna jasa.
Tak hanya melayani penumpukan dan bongkar muat bijih nikel, Pelabuhan Kendari juga diharapkan dapat berperan lebih jauh dalam mendukung distribusi produk hasil pengolahan mineral milik PT IKM.
I Wayan berharap produk hasil pengolahan dari smelter IKM nantinya dapat dikirim melalui Pelabuhan Kendari. Dengan demikian, konektivitas logistik dapat terbentuk secara berkelanjutan mulai dari pengiriman bahan baku hingga distribusi produk olahan.
“Ke depan, hasil olahan smelter PT IKM juga kami harapkan dapat dikirim melalui Pelabuhan Kendari sehingga tercipta kesinambungan arus logistik dari bahan baku hingga produk hasil pengolahan,” katanya.
Penguatan fungsi tersebut dinilai dapat semakin menempatkan Pelabuhan Kendari sebagai salah satu simpul penting dalam distribusi komoditas unggulan Sulawesi Tenggara.
Dari sisi operasional, General Manager Pelindo Regional 4 Kendari, Herryanto, memastikan pihaknya siap memberikan pelayanan optimal dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan, kepatuhan, dan efisiensi.
Ia menilai keberadaan Pelabuhan Kendari memiliki posisi penting dalam menopang kegiatan ekonomi dan industri di wilayah Sulawesi Tenggara.
“Melalui kerja sama ini, kami ingin memastikan kebutuhan PT IKM terhadap lahan penumpukan dan pelayanan bongkar muat dapat dipenuhi secara profesional,” tuturnya.
Pelindo juga akan memperkuat koordinasi dengan PT IKM agar seluruh aktivitas operasional dapat berjalan lancar. Komunikasi yang intensif dinilai penting untuk menjaga efektivitas layanan sekaligus membuka ruang pengembangan kerja sama dalam jangka panjang.
Sementara itu, Direktur PT Indo Konstruksi Mineral, Dian Hadinata, menyambut baik kerja sama tersebut. Ia mengatakan dukungan fasilitas dan layanan Pelindo dapat membantu perusahaan menjaga kelancaran kegiatan logistik bijih nikel.
“Kerja sama ini merupakan bagian penting dalam mendukung kegiatan operasional PT Indo Konstruksi Mineral. Kami mengapresiasi dukungan Pelindo dan berharap pelayanan di Pelabuhan Kendari dapat berjalan efektif, aman, serta sesuai dengan kebutuhan operasional perusahaan,” ujarnya.
Dian menegaskan IKM akan menjalankan kerja sama dengan memperhatikan ketentuan yang berlaku, termasuk aspek keselamatan, keamanan, dan lingkungan di kawasan pelabuhan.
Sinergi kedua perusahaan tersebut diharapkan mampu meningkatkan pemanfaatan fasilitas Pelabuhan Kendari, memperlancar distribusi komoditas mineral, serta mendorong pertumbuhan aktivitas ekonomi dan industri di Sulawesi Tenggara.
Kerja sama ini juga menjadi bagian dari penguatan ekosistem logistik dan hilirisasi mineral, melalui optimalisasi aset serta konektivitas pelabuhan untuk mendukung aktivitas industri di daerah.






