Kendari, Radarsultra.co – National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Sulawesi Tenggara (Sultra) mulai mempersiapkan langkah besar menghadapi Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVII yang akan diselenggarakan di Kota Solo, Jawa Tengah, pada 6 hingga 13 Oktober 2024.
Ajang olahraga nasional empat tahunan ini menjadi panggung prestasi bagi atlet penyandang disabilitas dari seluruh Indonesia, termasuk Sultra, yang menargetkan hasil terbaik untuk mengharumkan nama daerah.
Sebagai langkah awal, NPCI Sultra menggelar Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) yang sekaligus menjadi seleksi akhir penjaringan atlet.

Pelatda tersebut berlangsung di salah satu hotel di Kota Kendari, melibatkan 35 atlet dari sembilan cabang olahraga (cabor), yakni Para Tenis Meja, Para Badminton, Para Catur, Para Renang, Para Atletik, Para Angkat Berat, Para Bowling, Para Taekwondo, dan Para Panahan.
Ketua NPCI Sultra, Dr. Kafarudin, menjelaskan bahwa Pelatda dan seleksi akhir atlet ini digelar mulai tanggal 31 Agustus 2024 sampai dengan keberangkatan tanggal 1 Oktober 2024. Pelatda tersebut dilaksanakan di Lapangan Benua-benua, Kota Kendari.

“Para atlet diberi waktu selama seminggu untuk mengikuti pelatihan terpusat, setelah itu akan kami lakukan seleksi akhir untuk menentukan atlet yang layak mewakili Sultra di Peparnas Solo 2024,” ujarnya dalam pembukaan Pelatda, Sabtu (31/08/2024).
Setelah seleksi, sebanyak 26 atlet terbaik akan mengikuti program training center (TC) sebagai pemantapan sebelum bertanding di Peparnas XVII. Kafarudin menekankan bahwa TC sangat penting untuk mempersiapkan kondisi fisik dan mental atlet agar bisa tampil maksimal di ajang nasional nanti.

Ia juga berharap Pelatda ini dapat menjadi motivasi bagi atlet penyandang disabilitas agar terus berprestasi meskipun memiliki keterbatasan.
“Mari tunjukkan prestasi terbaik meskipun kita dalam keterbatasan, baik fisik, mental, maupun anggaran. Semangat meraih prestasi untuk mengharumkan nama Provinsi Sulawesi Tenggara,” pesannya.
Pelepasan Kontingen NPCI Sultra Menuju Peparnas XVII Solo 2024

Setelah melalui tahapan seleksi dan Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda), NPCI Sultra resmi melepas kontingen yang akan berlaga di Peparnas XVII Solo 2024. Kontingen Sultra berkekuatan 55 orang, terdiri dari 26 atlet, 10 pelatih, serta 18 ofisial dan pendukung tim.
Para atlet akan bertanding di sembilan cabang olahraga, yakni:
Para Atletik: 10 atlet
Para Tenis Meja: 4 atlet
Para Catur: 3 atlet
Para Bulu Tangkis: 3 atlet
Para Renang: 2 atlet
Para Panahan: 1 atlet
Para Taekwondo: 1 atlet
Para Tenpin Bowling: 1 atlet
Para Angkat Berat: 1 atlet.

Pelepasan kontingen ini menjadi momen penting sebagai tanda dimulainya perjuangan para atlet disabilitas Sultra untuk bersaing di ajang olahraga nasional tertinggi bagi penyandang disabilitas.
Ketua NPCI Sultra, Dr. Kafarudin, menyampaikan rasa bangga atas semangat juang para atlet yang telah menunjukkan kerja keras selama Pelatda. Ia optimistis kontingen Sultra mampu meraih prestasi membanggakan di Peparnas XVII Solo 2024.
“Para atlet sudah menunjukkan motivasi dan dedikasi luar biasa. Dengan persiapan yang matang, kami yakin kontingen Sultra bisa bersaing dengan provinsi lain dan membawa pulang medali,” katanya.
Peparnas merupakan ajang multi-olahraga yang diperuntukkan bagi atlet penyandang disabilitas dengan kategori hambatan fisik, intelektual, dan penglihatan. Peparnas diselenggarakan setiap empat tahun sekali, bersamaan dengan Pekan Olahraga Nasional (PON). Tahun ini, Peparnas akan berlangsung di Kota Solo pada 6-13 Oktober 2024.
Pemerintah daerah serta masyarakat Sultra memberikan dukungan penuh kepada para atlet yang akan berlaga. Diharapkan, para atlet dapat meraih prestasi terbaik dan mengharumkan nama daerah di kancah nasional.
“Perjuangan para atlet ini adalah bukti bahwa keterbatasan fisik bukan penghalang untuk meraih prestasi. Mari bersama kita dukung kontingen Sultra di Peparnas XVII Solo 2024. Prestasi adalah milik kita semua!” pungkas Kafarudin.*






