1

Kendari Jadi Pusat Temu Teater Mahasiswa Nusantara

*Kendari Siap Sambut Temu Teater Mahasiswa Nusantara.
1

Kendari, Radarsultra.co – Kota Kendari akan menjadi tuan rumah pelaksanaan Temu Teater Mahasiswa Nusantara (Temu Teman) ke-22 yang dijadwalkan berlangsung pada awal September 2026 mendatang. Kegiatan ini merupakan ajang teater tingkat nasional yang melibatkan lembaga seni kampus, komunitas, serta pegiat teater dari berbagai daerah di Indonesia.

Temu Teman menjadi ruang kolaborasi bagi insan teater untuk saling bertemu, bertukar gagasan, serta mempererat jaringan seni dan budaya. Momentum ini diharapkan mampu memperkuat eksistensi seni pertunjukan di kalangan generasi muda.

1

Ketua Panitia, Fatmadillah, didampingi Bendahara Elsa Suciani, menyampaikan bahwa sejumlah lembaga seni kampus di Kota Kendari telah terlibat aktif dalam kepanitiaan. Keterlibatan tersebut menjadi bagian dari upaya kolektif untuk menyukseskan penyelenggaraan kegiatan berskala nasional ini.

BACA JUGA :  Hari Ini Wali Kota Kendari Dijadwalkan Resmikan Puskesmas Jati Raya

“Beberapa lembaga seni kampus di Kendari ikut tergabung dalam kepanitiaan sebagai bentuk kolaborasi bersama untuk menyukseskan Temu Teman ke-22,” ujar Fatmadillah.

Ia menjelaskan, tema yang diangkat pada pelaksanaan tahun ini adalah “Suara Tanah Lulo”, yang merefleksikan respons terhadap isu lingkungan dan budaya di Sulawesi Tenggara.

Menurutnya, tema tersebut mengandung makna mendalam. Kata “suara” melambangkan panggilan, cerita, doa, hingga harapan. “Tanah” merepresentasikan asal-usul, warisan leluhur, serta sumber kehidupan. Sementara “lulo” sebagai tarian khas daerah menjadi simbol kebersamaan, kesetaraan, dan keharmonisan sosial.

“Suara Tanah Lulo adalah bagaimana tanah dan budaya berbicara, menyampaikan pesan tentang kebersamaan, kehilangan, dan identitas di tengah perubahan zaman,” jelasnya.

BACA JUGA :  Pemkot Kendari Bersinergi Bersama TNI Lakukan Perbaikan RTLH

Panitia juga telah menyiapkan konsep kegiatan yang diklaim akan berbeda dari pelaksanaan Temu Teman sebelumnya. Inovasi tersebut diharapkan memberikan kesan mendalam bagi seluruh peserta yang hadir di Kendari.

Selain itu, Fatmadillah berharap adanya dukungan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, Pemerintah Kota Kendari, serta seluruh elemen masyarakat untuk mendukung kesuksesan kegiatan tersebut.

“Proposal dan undangan sementara dirampungkan dan segera disebar ke seluruh lembaga seni kampus se-Indonesia. Kami berharap kegiatan ini menjadi pemantik untuk terus menyalakan api kesenian di Sulawesi Tenggara,” pungkasnya.

1
1