1

Ekonomi Tumbuh 5,16 Persen, Wali Kota Paparkan LKPJ 2025

Foto: Wali Kota Kendari, dr. Siska Karina Imran memaparkan LKPJ 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Kendari
1

Kendari, Radarsultra.co — DPRD Kota Kendari menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Pidato Penjelasan Wali Kota Kendari terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025, sekaligus penyerahan dokumen LKPJ dari Pemerintah Kota Kendari kepada DPRD, Senin (30/3/2026).

Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD, jajaran Forkopimda, serta seluruh elemen masyarakat atas dukungan terhadap jalannya pembangunan di Kota Kendari sepanjang tahun 2025.

1

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada DPRD, Forkopimda, serta seluruh masyarakat Kota Kendari atas dukungan dan sinergi yang telah terbangun dalam pelaksanaan pembangunan selama tahun 2025,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa penyampaian LKPJ merupakan amanat peraturan perundang-undangan sebagai bentuk akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan daerah selama satu tahun anggaran.

Foto: DPRD Kota Kendari Gelar Paripurna, Wali Kota Sampaikan LKPJ Tahun Anggaran 2025

“LKPJ ini merupakan bentuk pertanggungjawaban pemerintah daerah sekaligus gambaran capaian kinerja selama satu tahun anggaran, yang mencakup pelaksanaan desentralisasi, tugas pembantuan, dan tugas umum pemerintahan,” jelasnya.

Realisasi APBD 2025

Dalam paparannya, Wali Kota mengungkapkan realisasi pendapatan daerah Kota Kendari tahun 2025 mencapai lebih dari Rp1,5 triliun atau sekitar 90,5 persen dari target. Rinciannya meliputi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp409,56 miliar (81,50 persen), pendapatan transfer Rp1,13 triliun (96,40 persen), serta pendapatan lain-lain yang sah sebesar Rp34,45 miliar (97,23 persen).

BACA JUGA :  Besok, Pleno Penetapan Hasil Pasangan Calon Walikota Terpilih

Sementara itu, realisasi belanja daerah mencapai Rp1,49 triliun atau 89,43 persen, terdiri dari belanja operasional Rp1,23 triliun (94,07 persen) dan belanja modal Rp260,93 miliar (72,51 persen). Untuk pembiayaan daerah, baik penerimaan maupun pengeluaran tercatat terealisasi sebesar 100 persen.

Kinerja Makro Ekonomi Meningkat

Dari sisi makro ekonomi, Kota Kendari menunjukkan tren positif. Pertumbuhan ekonomi tahun 2025 tercatat sebesar 5,16 persen, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 4,81 persen.

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga mengalami peningkatan menjadi 86,36 poin, menempatkan Kota Kendari pada peringkat ke-6 secara nasional. Pendapatan per kapita masyarakat meningkat menjadi Rp85,16 juta per tahun dari sebelumnya Rp80,97 juta.

Selain itu, tingkat kemiskinan menurun dari 4,23 persen menjadi 4,18 persen, gini rasio turun dari 0,36 menjadi 0,35, serta inflasi tetap terkendali pada angka 2,96 persen. Namun demikian, tingkat pengangguran terbuka mengalami kenaikan dari 5,67 persen menjadi 5,94 persen.

“Capaian ini menunjukkan tren positif, namun kami juga mencermati adanya peningkatan angka pengangguran yang menjadi fokus perhatian pemerintah ke depan,” tambahnya.

Foto: DPRD Kota Kendari Gelar Paripurna, Wali Kota Sampaikan LKPJ Tahun Anggaran 2025

Pembangunan Infrastruktur

Pada sektor infrastruktur, Pemerintah Kota Kendari mencatat sejumlah capaian signifikan, di antaranya peningkatan dan rehabilitasi jalan sepanjang 20,98 kilometer yang tersebar di 23 ruas jalan, serta pembangunan jalan lingkungan sepanjang 32,58 kilometer.

BACA JUGA :  Menteri Kesehatan RI Berkunjung ke Posyandu Teratai Kota Kendari

Selain itu, penanganan kawasan kumuh mencapai 534,11 hektare atau 13,16 persen, pembangunan drainase sepanjang 10,65 kilometer, serta revitalisasi sungai dan ruang terbuka hijau juga telah dilakukan.

Pemerintah kota juga membangun gedung Dinas Perhubungan serta meningkatkan layanan perpustakaan sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan publik.

Tantangan dan Prioritas 2026

Wali Kota mengakui masih terdapat sejumlah tantangan yang dihadapi, khususnya dalam pengelolaan persampahan, pengendalian banjir, dan penataan wajah kota. Hal tersebut menjadi fokus utama Pemerintah Kota Kendari pada tahun 2026.

“Ke depan, kami akan lebih fokus pada peningkatan kualitas lingkungan hidup, penguatan sistem drainase, penanganan banjir, serta kebersihan dan penataan kota,” tegasnya.

Selain itu, pemerintah daerah juga terus mendorong peningkatan investasi, penciptaan lapangan kerja, serta penguatan sektor UMKM guna menekan angka pengangguran.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga mengumumkan bahwa Kota Kendari akan menjadi tuan rumah kegiatan internasional yang akan digelar pada 7–9 Mei 2026, dengan perkiraan kehadiran sekitar 250 delegasi dari berbagai negara di kawasan Asia Pasifik.

“Kami berharap dukungan seluruh pihak, termasuk DPRD, untuk menyukseskan event internasional ini sebagai bukti bahwa Kota Kendari telah diakui di tingkat global,” tutupnya.***

1
Penulis: Emil RusmawansyahEditor: Admin
1