1

Sharia Fest 2026 Dorong Desainer Sultra Go Global

1

Kendari, Radarsultra.co – Bank Indonesia melalui Kantor Perwakilan Sulawesi Tenggara menunjukkan komitmen kuat dalam mengawal talenta kreatif daerah agar mampu menembus pasar global. Komitmen ini diwujudkan melalui ajang Modest Fashion Design Competition yang menjadi bagian dari rangkaian Sultra Maimo Sharia Fest 2026.

Melalui kompetisi tersebut, BI Sultra tidak hanya mencari desainer terbaik, tetapi juga menyiapkan peta jalan prestasi berjenjang bagi para pemenang. Mereka akan didorong untuk melanjutkan kompetisi ke tingkat lebih tinggi, mulai dari regional hingga internasional.

1

Kepala Kantor Perwakilan BI Sultra, Edwin Permadi, mengungkapkan bahwa tahapan awal bagi para pemenang adalah mengikuti kompetisi regional di kawasan Timur Indonesia yang direncanakan berlangsung di Mataram.

BACA JUGA :  Transaksi Lebih Transparan, BI Sultra Dorong Penggunaan QRIS di Layanan Publik

“Terutama regional dulu kawasan timur, nanti rencananya tahun ini dilakukan di Mataram. Kalau menang kita bawa ke Jakarta,” ujar Edwin, Sabtu (25/4/2026).

Ia menegaskan, dukungan BI terhadap desainer muda dan pelaku UMKM sektor fesyen dilakukan secara berkelanjutan. Jika mampu berprestasi di tingkat nasional, peluang untuk tampil di panggung internasional terbuka lebar, sebagaimana capaian sebelumnya yang berhasil menembus ajang mode global.

“Insyaallah bisa dibawa. Kalau yang sebelum-sebelumnya pernah dibawa ke Paris, Asian Week dan sebagainya. Jadi kita harapkan produk UMKM Sultra bisa maju ke regional, nasional bahkan internasional,” tambahnya.

BACA JUGA :  Sinergi Daerah di Forkestra 2025 Perkuat Ketahanan Pangan

Dukungan tersebut mencakup berbagai aspek, mulai dari pembinaan teknis, peningkatan kualitas produk, hingga pembukaan akses pasar. BI Sultra memastikan akan terus melakukan pendampingan agar karya para desainer mampu memenuhi standar industri global.

“Memang semuanya kita terus kawal,” pungkas Edwin.

Langkah strategis ini diharapkan mampu memotivasi desainer muda di Sulawesi Tenggara untuk terus berinovasi, sekaligus menjadikan wastra daerah sebagai komoditas unggulan yang mampu bersaing dan diakui di kancah internasional.

1
1