Penjualan Hybrid Toyota Meningkat, Smart Upgrade Jadi Andalan

*Smart Upgrade Perkuat Penjualan Mobil Hybrid Toyota di Sultra.
1
1

Kendari, Radarsultra.co – Perkembangan teknologi otomotif mendorong perubahan pilihan konsumen dalam menentukan kendaraan. Efisiensi bahan bakar, kenyamanan berkendara, dan kemudahan dalam penggunaan sehari-hari menjadi sejumlah pertimbangan, termasuk ketika konsumen mulai melirik kendaraan berteknologi hybrid.

Tren tersebut turut terlihat di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Toyota Veloz Hybrid menjadi salah satu model yang mencatat peningkatan penjualan. Hingga Oktober 2026, penjualannya mencapai 108 unit, jauh meningkat dibandingkan sepanjang 2025 yang tercatat sekitar 30 unit.

1

Branch Manager (BM) Kalla Toyota Ahmad Yani, Andi Aswar, menjelaskan perkembangan tersebut menjadi salah satu indikator meningkatnya minat konsumen terhadap kendaraan hybrid. Dalam kegiatan Toyota Auto Show 2026 yang berlangsung selama dua hari di Kendari, Toyota menargetkan perolehan 60 surat pemesanan kendaraan (SPK).

Khusus cabang Ahmad Yani, target penjualan yang ditetapkan mencapai sekitar 40 unit selama dua hari.

Peningkatan penjualan Veloz Hybrid juga didukung minat konsumen terhadap kendaraan yang menawarkan efisiensi bahan bakar melalui teknologi gabungan mesin konvensional dan tenaga listrik.

Efisiensi Bahan Bakar Jadi Pertimbangan Konsumen

Branch Manager (BM) Kalla Toyota Tendean, Agussalim, menjelaskan kendaraan hybrid menjadi salah satu pilihan bagi konsumen yang menginginkan efisiensi bahan bakar tanpa harus langsung beralih ke mobil listrik sepenuhnya.

BACA JUGA :  Gelar Lomba Kebersihan Dasawisma, PT Vale Dorong Gerakan Berkelanjutan di Morowali

Teknologi hybrid memungkinkan kendaraan memanfaatkan mesin konvensional dan tenaga listrik sesuai kondisi berkendara. Hal ini menjadi pertimbangan bagi konsumen yang ingin menikmati teknologi elektrifikasi dengan fleksibilitas penggunaan kendaraan sehari-hari.

Pengalaman mencoba kendaraan melalui fasilitas test drive juga menjadi salah satu cara bagi konsumen untuk mengenal teknologi tersebut sebelum memutuskan pembelian.

“Rata-rata yang sudah test drive itu pasti mempertimbangkan untuk mengganti ke hybrid,” jelasnya.

Dari sisi konsumsi bahan bakar, Toyota Veloz Hybrid disebut memiliki konsumsi rata-rata sekitar 18–20 kilometer per liter. Namun, angka tersebut bergantung pada kondisi jalan, jarak tempuh, dan pola berkendara.

Selain Veloz Hybrid, Toyota juga menawarkan sejumlah model hybrid lainnya, di antaranya Kijang Innova Zenix, Yaris Cross, Corolla Cross, dan Alphard. Pilihan tersebut memberikan alternatif bagi konsumen dengan kebutuhan dan segmen kendaraan yang berbeda.

*Kegiatan di event Toyota Auto Show 2026 di Kendari.

Smart Upgrade dan Trade-In Dukung Penjualan

Di tengah meningkatnya minat terhadap kendaraan hybrid, strategi penjualan dan layanan turut menjadi perhatian Toyota. Konsumen tidak hanya mempertimbangkan produk yang akan dibeli, tetapi juga kemudahan dalam proses pembelian, perawatan, hingga penggantian kendaraan di kemudian hari.

BACA JUGA :  Berkunjung ke La Rochelle, Pemkot Kendari Fokuskan Kerjasama di Empat Bidang Utama

Branch Manager (BM) Kalla Toyota Anduonohu, Rusman Kadir, menjelaskan ekosistem layanan terintegrasi menjadi salah satu strategi Toyota dalam menjaga tren penjualan kendaraan.

Layanan tersebut mencakup penjualan kendaraan baru, layanan purnajual, serta fasilitas tukar tambah atau trade-in. Konsumen dapat memanfaatkan fasilitas tersebut untuk mengganti kendaraan lama dengan kendaraan baru melalui proses yang terintegrasi.

Pada Oktober, Toyota juga menghadirkan program Toyota End Year Sale dengan sejumlah keuntungan tambahan, seperti hadiah langsung, hadiah undian, dan diskon.

Selain promosi, program Smart Upgrade menjadi salah satu pilihan yang dapat dipadukan dengan tukar tambah untuk membantu konsumen mendapatkan kendaraan baru dengan skema pembayaran yang lebih terjangkau.

“Jadi dia beli mobil, dia trade-in, dia tukar mobil lamanya, terus dia pakai program Smart Upgrade supaya lebih terjangkau cicilannya, plus dia beli Veloz Hybrid atau mobil hybrid,” jelasnya.

Melalui kombinasi produk, program penjualan, layanan purnajual, dan fasilitas tukar tambah, Toyota berupaya mempertahankan pertumbuhan penjualan kendaraan hybrid hingga akhir 2026.

1
1