Kendari, Radarsultra.co – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara memberikan perhatian khusus terhadap penguatan sarana pendidikan di Kabupaten Kolaka Utara melalui pembangunan dua Unit Sekolah Baru (USB) dan program revitalisasi sekolah.
Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sultra, Prof. Aris Badara, menyampaikan bahwa dua USB tersebut merupakan bantuan dari APBD, yakni SMAN 1 Ngapa dan SMAN 1 Pakue Utara.
“Kedua sekolah tersebut telah dimanfaatkan dengan baik. Walaupun bangunan masih baru dan anggaran terbatas, masyarakat menunjukkan rasa syukur dan dukungan luar biasa,” ujarnya saat Rapat Koordinasi di Kendari, Rabu (11/2/2026).
Ia mengaku terharu melihat partisipasi masyarakat sekitar sekolah, termasuk dukungan dari SMP dan aparat setempat yang meminjamkan kursi serta mobiler untuk menunjang kegiatan belajar mengajar.
Selain dua USB tersebut, perhatian juga diberikan pada SMAN 1 Tolala melalui bantuan pembangunan pagar sekolah.
Di Kolaka Utara juga terdapat program revitalisasi sekolah senilai Rp2,7 miliar yang bersumber dari APBN. Selain itu, sekitar 70 usulan revitalisasi sekolah telah masuk dalam sistem, meskipun belum seluruhnya dipastikan mendapatkan persetujuan.
Prof. Aris menegaskan bahwa seluruh laporan pertanggungjawaban revitalisasi tahun berjalan telah selesai 100 persen tanpa masalah keuangan.
Selain pembangunan fisik, Disdikbud Sultra juga memberi perhatian pada pencegahan bullying dan kekerasan di sekolah. Dinas telah turun langsung ke lapangan, mendatangi orang tua dan peserta didik terdampak.
“Hampir semua kasus sudah selesai secara baik. Kami juga akan melaksanakan psikoedukasi di sekolah-sekolah bekerja sama dengan psikolog,” katanya.
Terkait kebijakan penggunaan handphone, Dinas telah mengirim surat imbauan dan sekolah merespons dengan baik. Pada 2025 juga telah dilakukan pemetaan potensi intoleransi, bullying, dan kekerasan di sekolah.
Ke depan, sistem berbasis web akan dibangun untuk mendata kondisi siswa secara rinci melalui guru BK, termasuk data anak dengan fobia, intoleransi, dan alergi.
Sebagai bagian dari program prioritas Gubernur, Disdikbud Sultra juga menyiapkan penguatan bahasa bagi siswa SMA untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi terbaik, serta pembekalan bahasa dan sertifikasi kompetensi bagi siswa SMK agar siap bekerja di luar negeri.
“Dengan dukungan sarana, penguatan karakter, dan peningkatan kompetensi, kami ingin sekolah-sekolah di Kolaka Utara semakin maju dan berdaya saing,” tutup Prof. Aris.






