1

Dua Tahun Terakhir, Produksi Padi Meningkat, Capai 732.794 Ton

Radarsultra.co.id
1

Kendari, Radarsultra.co.id – Produksi padi sawah dan padi ladang selama dua tahun terakhir mengalami peningkatan, posisi terakhir berdasarkan angka ramalan (aram) atau sementara 2018 mencapai 732.794 ton.

Berdasarakan data statistik BPS Sultra pada tahun 2016 produksi total padi mencapai 696.954 ton dengan luas panen 173.496 hektar dan provitas 40,1 kuintal per hektar (ku/ha). Kemudian meningkat pada tahun 2017 menjadi 711.400 ton dengan luas tanam 171.398 hektar dan provitas 41.51 ku/ha. Sementara angka ramalan 2 tahun 2018 produski padi total mencapai 732.794 ton dengan luas tanam 174.453 hektar dan provitas 42,01 ku/ha.

1

“Surplus lah beras kita tahun ini, angka provitas saja sudah diangka 42,01 ku/ha. Kita terus genjot produksinya,” kata Kabid Tanaman Pangan Distanak Provinsi Sultra Suryati Raeba saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (16/11/2018).

BACA JUGA :  Membangun Usaha Peternakan, Diharapkan Komitmen Kuat Pemda

Lebih rinci dijelaskan, untuk padi sawah tahun 2016 total produksinya mencapai 678.311 ton dengan luas panen 166.288 hektar dengan provitas 40.79 kuital per hektar. Kemudian tahun 2017 produksi mengalami peningkatan 2,27 persen menjadi 693.688 ton dengan luas tanam 164.757 hektar dengan provitas 42,10 kuintal per hektar.

Sementara itu, tahun 2018 masih dalam tahap angka ramalan atau prediksi sementara.

Diprediksi produksi tahun 2018 mencapai 718.200 ton dengan luas lahan 169.234 hektar dengan provitas 42.44 kuintal per hektar. Jika dibanding dengan angka tetap produksi tahun 2017, produksi 2018 meningkat sekitar 3,53 persen.

Kemudian, produksi padi ladang tahun 2016 dari luas panen 7.208 hektar didapatkan produksi sebesar 18.643 ton dengan provitas 25,87 kuital per hektar. Kemudian angka produksi ini turun 4,99 persen menjadi 17.712 ton di tahun 2017 dengan provitas 26,67 kuintal per hektar.

BACA JUGA :  Agustus 2018, PAD Sewa Rumah Dinas Masih 33 Persen

Menurut Suryati, untuk angka ramalan tahun 2018 juga menunjukkan penurunan yang cukup signifikan sekitar 17,61 persen dari sisi produksi menjadi 14.594 ton dengan luas panen hanya 5.219 hektar yang sebelumnya tahun 2017 seluas 6.641 hektar dan tahun 2016 seluas 7.2018 hektar. Kendati demikian, untuk provitas mengalami peningkatan masing-masing tahun 2016 ke 2017 3,09 kuintal perhektar dan tahun 2017 terhadap aram 2018 27,96 kuintal per hektar atau 4,85 persen kenaikannya.

Laporan: Robiah Adawiah

1
1