1

Bulog Sultra Siap Salurkan Bantuan Pangan Februari–Maret 2026

*Kepala Kanwil Perum Bulog Sultra, Benhur Ngkaimi.
1

Kendari, Radarsultra.co – Program Bantuan Pangan Tahap I tahun 2026 untuk alokasi Februari–Maret segera digulirkan di Sulawesi Tenggara. Perum Bulog Sultra menyatakan seluruh persiapan teknis telah rampung dan kini tinggal menunggu penugasan resmi dari pemerintah pusat.

Kepala Kanwil Perum Bulog Sultra, Benhur Ngkaimi, mengungkapkan adanya lonjakan kuota penerima secara nasional yang diperkirakan meningkat sekitar 80 hingga 90 persen dibanding tahun sebelumnya. Kondisi tersebut berpotensi berdampak pada jumlah Penerima Bantuan Pangan (PBP) di Sultra.

Pada 2025, jumlah PBP di Sultra tercatat sekitar 187.000 orang. Jika kenaikan nasional diterapkan secara proporsional, maka penerima di daerah ini diproyeksikan menembus angka 350.000 hingga 360.000 orang untuk dua kali alokasi penyaluran.

BACA JUGA :  Cegah Inflasi di Awal Tahun 2018, Bulog Sultra Gelar Operasi Pasar

“Kalau proporsional nasional naik 90 persen, berarti sekitar 350.000 PBP untuk Februari–Maret. Berarti sekitar 7.000 ton beras akan kita salurkan. Dan minyaknya, karena alokasi dua liter, berarti sekitar 1,2 juta liter akan kita salurkan. Kami tinggal menunggu penugasan, persiapan kita sudah siap,” ujar Benhur, Rabu (11/02/26).

Dengan estimasi tersebut, kebutuhan beras untuk dua bulan penyaluran diperkirakan mencapai sekitar 7.000 ton. Sementara minyak goreng yang dialokasikan dua liter per penerima diproyeksikan berada di kisaran 1 juta hingga 1,2 juta liter.

Di tengah agenda penyaluran bantuan, Bulog Sultra juga mempersiapkan strategi menyerap produksi petani saat musim panen raya yang diprediksi berlangsung Maret hingga Mei 2026. Hingga Juni mendatang, target serapan ditetapkan minimal 90.000 ton dari total sasaran tahunan sebesar 120.000 ton.

BACA JUGA :  Stok Aman, Bulog Sultra Kejar Target Beras 2026

Upaya stabilisasi harga di tingkat konsumen turut diperkuat melalui keterlibatan dalam Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dijadwalkan diluncurkan secara nasional pada 13 Februari 2026. Di daerah, kegiatan tersebut akan berlangsung intensif menjelang dan selama Ramadhan.

“Kami menerima hampir semua instansi melakukan GPM setiap hari mulai dari H-3 sampai dengan H+7 Ramadan. Semua sudah ada jadwalnya untuk membantu suplai bahan pangan bagi masyarakat,” pungkasnya.

1
1