Kendari, Radarsultra.co — Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Ady Aksar, menegaskan arah kebijakan pembinaan olahraga daerah difokuskan pada cabang olahraga yang benar-benar siap berprestasi di tingkat nasional.
Fokus tersebut mencakup cabang olahraga yang memiliki ekosistem lengkap, mulai dari atlet, pengurus, hingga pelatih yang aktif dan berjenjang.
Menurut Andi Ady Aksar, KONI Sultra tidak ingin pembinaan berjalan serampangan dengan membuka terlalu banyak cabang olahraga yang belum memiliki fondasi organisasi dan sumber daya manusia yang memadai.
Ia menilai, konsentrasi pembinaan harus diarahkan pada cabang olahraga yang realistis untuk dikembangkan dan berpotensi mengharumkan nama Sulawesi Tenggara di kancah nasional.
“Kita fokuskan memang kepada cabang-cabang olahraga yang kita punya, yang memang ada atletnya, ada pengurusnya, dan ada pelatihnya,” ujar Andi Ady Aksar ditemui usai menggelar rapat persiapan Rakerprov KONI Sultra 2026, Minggu (18/1/2025).
Ia juga menekankan pentingnya menghindari pembinaan cabang olahraga yang tidak memiliki kejelasan kompetisi.
Menurutnya, keberadaan cabang olahraga tanpa agenda pertandingan hanya akan membebani organisasi tanpa memberikan dampak prestasi yang nyata. Karena itu, KONI Sultra akan lebih selektif dalam menentukan prioritas pembinaan.
Selain fokus pembinaan, Andi Ady Aksar menegaskan bahwa aturan perpindahan atlet antar daerah akan diperketat.
Langkah ini dilakukan untuk menjaga keadilan, sportivitas, serta mencegah praktik-praktik yang berpotensi merugikan pembinaan atlet lokal.
Ia menjelaskan bahwa setiap perpindahan atlet tetap dimungkinkan, namun harus melalui mekanisme dan persyaratan yang jelas sesuai regulasi di tingkat kabupaten dan kota.
Pengetatan tersebut, lanjutnya, juga menjadi bentuk antisipasi terhadap dinamika perpindahan penduduk yang kerap dijadikan celah dalam mutasi atlet.
Dengan sistem administrasi yang lebih ketat, KONI Sultra berharap pembinaan olahraga berjalan lebih sehat dan berorientasi jangka panjang.***






